Content is King: 8 Hal Yang Perlu Diperhatikan
Dalam tulisan sebelumnya, saya telah menyinggung tentang pentingnya website optimization (WSO) sebagai langkah penting utama sebelum melangkah ke search engine optimization (SEO). Bagaimana supaya situsweb Anda teroptimasi dengan baik? Jawabannya adalah Anda harus terlebih dahulu membereskan konten website yang Anda miliki.
Penelitian terbaru yang dirilis Online Publisher Association menunjukkan bahwa konten kian kukuh kedudukannya dalam aktifitas berselancar di internet. Bila pada tahun 2003, 46% aktifitas netter di dunia maya lebih kepada menggunakan email dan instant messaging, tahun 2009 aktifitas ini menurun menjadi 27%. Sebaliknya aktifitas membaca informasi di situsweb meningkat dari 34% menjadi 42% di tahun 2009.
Begitu pula dengan waktu yang mereka gunakan di dunia. Penelitian yang dilakukan bersama Nielsen ini menunjukkan setiap bulannya netter menghabiskan waktu hampir tujuh jam untuk membaca konten situsweb, meningkat tajam dibanding tahun 2003 yang hanya tiga jam 42 menit.
Apapun jenis situsweb yang Anda miliki, apakah itu “sekadar” corporate website, situsweb belanja hingga situsweb berita, konten haruslah menjadi perhatian utama sedari awal. Setiap halaman dari situsweb Anda harus menyediakan detail yang diperlukan konsumen, informasi yang berguna bagi konsumen untuk mengambil keputusan apakah akan menggunakan jasa Anda atau tidak. Jangan sampai karena kompetitor memiliki konten yang lebih berkualitas di setiap halamannya, Anda kehilangan konsumen potensial.
Karena itu, delapan hal berikut harus menjadi perhatian bila Anda ingin memiliki situsweb yang memiliki konten yang mumpuni sekaligus mudah dipahamai oleh mesin pencari.
1. Pesan yang Jelas
Kesan pertama itu penting untuk menggaet netter. Dengan hanya melihat tampilan beranda, netter harus dengan segera memiliki bayangan apa yang bakal mereka temukan di situsweb Anda tersebut. Ketika menjelajah lebih jauh, mereka harus merasakan bahwa informasi yang diberikan sesuai dengan harapan mereka, bahkan kalau bisa melebihi. Jangan memberikan pesan yang salah kepada netter. Ini bakal menjadi bumerang bagi bisnis Anda.
2. Ketahui Siapa Pasar Anda
Tidak ada satu website yang bisa memenuhi semua keinginan orang, bahkan situsweb yang telah menjelma menjadi megaportal seperti Yahoo! sekalipun. Setiap situsweb memiliki pasarnya masing-masing. Anda harus mengetahui sedari awal siapa yang akan menjadi pengunjung regular. Untuk merekalah konten Anda dituju. Bila situsweb Anda adalah situs database restoran misalnya, mengapa Anda harus repot-repot memuat informasi dunia hiburan malam di dalamnya? Mungkin Anda berpikir itu akan memperkaya situsweb Anda dan akan menaikkan traffik, tapi benarkah demikian? Bukankah itu malah akan membuat pengunjung regular Anda akan menjadi bingung dan branding situsweb Anda akan menjadi kabur?
3. Visualisasi yang Membuat Konten Menjadi Hidup
Konten Anda akan kian menarik bila dibantu visualisasi berupa foto, grafis maupun video yang mendukung. Kenapa? Karena pada umumnya orang menyukai hal-hal yang berbau visual dan mereka akan menikmati konten yang Anda sodorkan bila memiliki cita rasa visual. Situsweb yang hanya teks melulu cenderung mengintimidasi daripada menarik minat pembaca.
4. Interaksi dengan Pembaca
Mengundang pembaca untuk berpartisipasi aktif memberi komentar terhadap konten yang Anda tulis. Anda bisa melakukannya dengan memberikan mereka pertanyaan atau membuat pernyataan pancingan. Semakin banyak orang yang memberi komentar, akan semakin bernilai konten Anda.
5. Berikan Semua Yang Anda Miliki
Jangan terlalu pelit berbagi informasi. Semakin bernas konten yang Anda miliki, semakin banyak pembaca yang akan mengunjungi situsweb Anda. Bila tulisan Anda berkaitan dengan sumber luar, berikan link ke sumber tersebut.
6. Selalu Berpilkir dalam Kerangka SEO
Judul artikel memiliki posisi penting. Hati-hatilah ketika memilih judul yang akan Anda berikan kepada tulisan Anda. Pastikan judul dan isi artikel berkaitan dengan kata-kata kunci yang ingin Anda tonjolkan.
7. Linking is Queen
Bila konten adalah raja, linking merupakan ratunya. Semakin banyak link ke konten yang Anda tulis, semakin tinggi ranking konten Anda. Hindari link yang sekadar link farms dan low quality links. Link farms adalah situsweb yang isinya hanya link melulu, sementara low quality links adalah situsweb dengan sedikit hingga sama sekali tidak memiliki konten.
8. Kuantitas Konten
Bila tujuh poin di atas lebih cenderung berbicara dalam konteks kualitas konten, poin terakhir yang tidak kalah pentingnya adalah kuantitas konten itu sendiri. Semakin sering Anda meng-update konten situsweb Anda, akan semakin besar kemungkinan pembaca Anda akan kembali dan kembali lagi.
Memang tidak ada aturan baku tentang seberapa sering suatu situsweb sebaiknya di-update, ini sangat tergantung kepada jenis situsweb yang Anda miliki. Bila situsweb Anda merupakan media online, tentunya, akan lebih baik bila Anda meng-update-nya minimal tiga kali sehari. Bila situsweb Anda berupa blog, sekali seminggu sudah memadai, misalnya.
Seperti telah disinggung di atas, konten hingga saat ini tetaplah menjadi raja di internet. Hanya dengan konten yang berkualitas dan kuantitas yang memadailah, situsweb Anda akan selalu bisa menarik minat pengunjung untuk kembali dan kembali lagi.***
nuantero on November 23rd 2009 in SEO, Strategi Marketing